Mengubah Usia Menjadi Energi Pelayanan: Memaknai 43 Tahun Semuel, Spirit Kepemimpinan yang Melayani



TIMIKA — Di era birokrasi modern, kepemimpinan tidak lagi diukur dari seberapa tinggi panggung tempat seorang pejabat berdiri, melainkan dari seberapa dalam ia bersedia merunduk untuk mendengar dan melayani. Nilai inilah yang menjadi benang merah dalam refleksi hari jadi ke-43 Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika, Semuel Yogi, S.H., M.H.

Memasuki usia 43 tahun di tahun 2026, Semuel memilih melampaui seremoni perayaan ulang tahun biasa. Ia menjadikan momentum ini sebagai wujud pertanggungjawaban moral dan ungkapan rasa hormat kepada pimpinan serta kolega di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam ia haturkan kepada Bupati Mimika Johannes Rettob, S.Sos., M.M., Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika Abraham Kateyau, S.E., M.H., serta seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Mimika atas doa, dukungan, dan ucapan hangat yang diberikan kepadanya.

Bagi Semuel, dukungan tersebut adalah energi penggerak untuk terus melangkah. Ia meyakini bahwa amanah kepemimpinan adalah marathon pengabdian yang membutuhkan daya tahan, keselarasan langkah, dan kerendahan hati untuk terus berkolaborasi.

"Jabatan adalah alat pendorong, bukan tujuan. Di usia ke-43 ini, saya ingin menegaskan kembali tekad saya untuk terus menjadi bagian dari tim yang solid. Kita adalah satu tubuh di bawah visi-misi Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong. Jika satu bagian bergerak maju, seluruh tubuh harus ikut melangkah untuk mewujudkan Mimika Maju," ungkap Semuel penuh kesungguhan.

Melihat Kritik Sebagai Suara Harapan Rakyat

Satu tahun menahkodai Dinas Koperasi dan UKM Mimika memberi pelajaran berharga. Dinamika di lapangan, tantangan ekonomi kerakyatan, hingga kritik dari masyarakat dipandangnya bukan sebagai penghambat, melainkan sebagai kompas penunjuk arah.

Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin yang matang tidak boleh alergi terhadap masukan. Justru di balik kritik, ada harapan masyarakat yang ingin melihat daerahnya berkembang lebih baik. Karakter inilah yang ia pegang teguh dalam menjalankan tugas birokrasi sehari-hari.

Sinergi Nyata Demi Mengangkat Ekonomi Rakyat

Di lini pemberdayaan ekonomi lokal, Semuel sangat menyadari pentingnya peran perempuan dan keluarga. Karena itu, ia menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas kerja sama erat bersama jajaran TP-PKK dan Dekranasda Kabupaten Mimika.

Ucapan terima kasih tulus disampaikan kepada Ketua TP-PKK dan Dekranasda Mimika Ny. Suzana Susi Herawaty Rettob, Wakil Ketua TP-PKK Ny. Periana Kulla Kemong, Sekretaris TP-PKK Ny. Saralisa, Ketua Harian Dekranasda Ny. Nella Manggara, Sekretaris Dekranasda Ny. Lintje Siwabessy, serta seluruh jajaran pengurus. Keterlibatan aktif mereka terbukti menjadi jangkar utama dalam menghidupkan UMKM dan memperkuat daya saing produk lokal.

Menanam Spirit "Mimika Rumah Kita" di Dalam Jiwa Pengabdian

Menutup refleksinya, Semuel menyampaikan pesan filosofis tentang makna rumah dan pengabdian. Slogan "Mimika Rumah Kita" menurutnya harus hidup dalam tindakan nyata setiap ASN dan warga Mimika.

"Rumah yang indah dan kokoh tidak pernah dibangun oleh keraguan atau ego pribadi. Rumah dibangun dengan kerja keras, saling percaya, dan ketulusan merawat setiap sudutnya. Mari kita rawat Mimika dengan karya terbaik kita, sekecil apa pun itu. Karena saat kita bekerja dengan hati, ekonomi rakyat akan tumbuh, dan Mimika akan menjadi tempat berteduh yang menenteramkan bagi semua," tuturnya.

Di usia yang makin matang ini, Semuel Yogi dan Dinas Koperasi UKM Mimika kembali menegaskan janji pelayanan: terus bergerak di garis terdepan, merangkul pelaku usaha kecil, dan membuktikan bahwa keberhasilan pembangunan dimulai dari kepedulian terhadap rakyatnya sendiri.

Next Post Previous Post