Kadiskop UKM Mimika Buka RAT KKJ PT.KPI, Ini Pesan Kadiskop UKM Mimika
TIMIKA, Koperasi Konsumen Karyawan Jayawijaya (KKJ) PT Kuala Pelabuhan Indonesia (KPI) Periode 2024-2029 sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025. Kegiatan yang krusial bagi kelangsungan operasional koperasi ini dilaksanakan bersama seluruh anggota pada Minggu (12/4/2026), bertempat di Grand Tembaga Hotel, Timika, Papua Tengah.
Acara secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus, Dewan Pengawas, manajemen PT KPI, serta ratusan anggota koperasi.
Dalam sambutannya, Plt. Kadiskop dan UKM Mimika, Samuel Yogi, menekankan bahwa pelaksanaan RAT merupakan hal mutlak bagi sebuah koperasi. RAT bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ciri utama sehatnya sebuah organisasi koperasi dan wujud nyata dari semangat menggerakkan ekonomi dengan mengedepankan asas kekeluargaan.
"Rapat Anggota merupakan institusi pengambilan keputusan tertinggi. Ini menyiratkan bahwa kekuatan utama dalam berkoperasi terletak di tangan anggota itu sendiri," tegas Samuel Yogi.
Lebih lanjut, Samuel memaparkan kondisi perkoperasian di Mimika yang menunjukkan tren pertumbuhan positif. Meski demikian, dirinya menyayangkan bahwa hingga saat ini baru sekitar 40 persen koperasi di Mimika yang aktif melaksanakan kewajiban RAT. Oleh karena itu, Dinas Koperasi dan UKM Mimika memberikan apresiasi tinggi kepada Koperasi KKJ PT KPI yang konsisten menjalankan amanat undang-undang.
"RAT sangat penting dilakukan setiap tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja pengurus atas operasional koperasi kepada anggotanya. Kami berharap koperasi ini terus bertumbuh, dan Dinas Koperasi dan UKM Mimika berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan berkelanjutan bagi Koperasi Konsumen Karyawan Jayawijaya," imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Koperasi KKJ PT KPI, Yosep Randongkir, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya RAT ini. Dirinya mencatat, perjalanan panjang koperasi ini hingga tahun 2026 telah berhasil melaksanakan 29 kali RAT, yang tentunya tidak lepas dari bimbingan dan pendampingan jajaran Dinas Koperasi dan UKM Mimika.
Yosep juga mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam memajukan koperasi. Sesuai dengan slogan koperasi KKJ, yaitu "Dari Kita Untuk Kita", partisipasi anggota dalam bertransaksi menjadi kunci utama kekuatan koperasi.
"Kami berharap seluruh anggota bisa aktif melakukan transaksi melalui unit-unit usaha koperasi. Ini adalah bentuk dukungan penuh anggota untuk koperasi kita," ujar Yosep.
Dalam kesempatan yang sama, Yosep menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Manajemen PT Kuala Pelabuhan Indonesia di Mimika. Menurutnya, dukungan penuh manajemen perusahaan selama ini sangat berarti dalam menunjang keberlangsungan usaha anggota dan perkembangan Koperasi KKJ sejak berdiri.
Dukungan pemerintah juga disoroti oleh Dewan Pengawas Koperasi KKJ, Yusuf Zoane. Ia menilai pendampingan dari Dinas Koperasi dan UKM Mimika sangat penting dalam memastikan roda organisasi berjalan sesuai regulasi. Yusuf menambahkan, dalam kepengurusan periode ini, kolaborasi antara pengurus dan Dewan Pengawas selalu terjalin harmonis demi mencapai tujuan bersama, yaitu kemajuan Koperasi KKJ dan kesejahteraan anggota.
Dalam RAT tersebut, dipaparkan juga berbagai program usaha yang dijalankan Koperasi Konsumen Karyawan Jayawijaya PT KPI untuk melayani kebutuhan anggotanya, yang terbagi dalam kategori Kredit dan Non-Kredit:
A. Program Usaha Kredit:
1. Kredit Uang: Meliputi Pinjaman Normal dan Pinjaman Darurat (Emergency).
2. Kredit Barang Elektronik: Penyediaan HP, Laptop, TV, Audio Tape, Speaker, Kulkas, Mesin Cuci, dan alat elektronik lainnya.
3. Kredit Furniture: Kebutuhan rumah tangga seperti Lemari Makan, Lemari Pakaian, Kasur Spring Bed, dan bahan furniture lainnya.
4. Kredit Bahan Sembako (Toko Retail): Kebutuhan pokok seperti Beras, Minyak Goreng, dan lainnya.
5. Kredit Tiket Pesawat: Melayani maskapai Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan penerbangan komersial lainnya.
6. Kredit Kendaraan Bermotor: Roda dua dari berbagai produsen (Yamaha, Honda, Suzuki, dan Kawasaki).
7. Kredit Bahan Bangunan: Seng, Semen, Besi, Keramik, dan bahan lainnya.
B. Program Usaha Non-Kredit:
1. Sewa kendaraan roda empat (mobil) di PT KPI.
2. Sistem FEE dari pembayaran kendaraan milik External Affair PT KPI.
Pelaksanaan RAT ini diharapkan menjadi momentum bagi Koperasi KKJ PT KPI untuk semakin solid, transparan, dan inovatif dalam memberikan layanan terbaik demi meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya.







