Kabupaten Mimika Raih Penghargaan Bakti Koperasi, Sinergi Lahan Menjadi Fokus Utama Pembangunan
Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Mimika dijadwalkan menerima dua penghargaan sekaligus, yakni Bhakti Koperasi Tingkat I dan Bhakti Koperasi Tingkat II, dalam ajang Koperasi Awards 2026 yang digelar oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Keberhasilan ini merupakan hasil harmonisasi dan koordinasi intensif antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat. Saat ini, Kabupaten Mimika telah menjadi salah satu parameter kemajuan koperasi di Tanah Papua, dengan jangkauan pengembangan yang mencakup 152 kampung.
Beberapa wilayah kini telah ditetapkan sebagai titik fokus pembangunan sekaligus percontohan, yaitu:
Limau Asri (SP 5)
Kampung Wangitja (SP 9)
Atuka
Capaian ini menempatkan Mimika sebagai daerah yang dinilai unggul, baik dari sisi tata kelola administrasi maupun kepatuhan perizinan di tingkat nasional.
Tantangan Krusial: Ketersediaan Lahan
Meskipun aspek administratif telah mencapai kesiapan 100%, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika menegaskan adanya satu tantangan krusial yang harus segera diselesaikan, yakni ketersediaan lahan yang legal dan siap bangun.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM menekankan bahwa dukungan pendanaan pusat melalui APBN sangat bergantung pada kesiapan lahan di tingkat distrik dan kampung. Status hukum lahan yang jelas dan clean & clear menjadi syarat mutlak agar realisasi fisik bangunan koperasi dapat segera dieksekusi.
Langkah Strategis dan Kolaborasi Lintas Sektor
Guna mempercepat penyerapan anggaran pusat dan menjamin keberlanjutan program, pemerintah daerah mendorong sinergi yang kuat di tingkat akar rumput. Tiga langkah strategis yang kini menjadi prioritas meliputi:
Koordinasi Intensif: Melakukan sinkronisasi program secara berkelanjutan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.
Identifikasi Lahan: Menginstruksikan seluruh Kepala Distrik, Lurah, dan Kepala Kampung untuk segera mengidentifikasi serta memastikan ketersediaan lahan yang siap digunakan.
Dukungan Kolektif: Membangun komunikasi proaktif dengan DPRD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat guna menyatukan persepsi bahwa pembangunan koperasi adalah investasi strategis demi kesejahteraan masyarakat lokal.
Penghargaan "Bakti Koperasi" ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja lebih giat. Melalui penyelesaian masalah lahan dan kolaborasi lintas sektor yang solid, manfaat ekonomi dari program nasional ini diyakini dapat segera dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Kabupaten Mimika.




