Dari Penghargaan Menuju Perubahan: Dinas Koperasi dan UMKM Mimika Perkuat Komitmen Layani Masyarakat



TIMIKA — Sebuah penghargaan bukanlah garis akhir dari sebuah perjalanan. Bagi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, penghargaan justru menjadi pengingat bahwa masih ada pekerjaan yang lebih besar untuk dilakukan, terutama dalam memperkuat pelaku koperasi dan UMKM serta membuka ruang ekonomi yang lebih luas bagi Orang Asli Papua (OAP).

Pesan tersebut mengemuka dalam Ibadah Syukur Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika yang digelar di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Mimika. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas satu tahun kepemimpinan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Semuel Yogi, S.H., M.H., sekaligus ungkapan syukur atas berbagai capaian, termasuk penghargaan nasional dalam Koperasi Awards 2026.

Ibadah yang dipimpin seorang pastor tersebut diikuti seluruh jajaran dan staf Dinas Koperasi dan UMKM dengan penuh khidmat. Selain menjadi ungkapan rasa syukur, momentum ini juga mempertegas pentingnya kerja bersama dalam menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Semuel Yogi mengatakan, satu tahun perjalanan kepemimpinannya merupakan bagian dari proses membangun pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada program, tetapi juga pada dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijawab melalui kerja, inovasi, dan keberpihakan terhadap pengembangan potensi ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM OAP.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya selama satu tahun ini. Jika masih diberikan kesempatan ke depan, saya bersama seluruh staf akan terus berupaya mengembangkan potensi pelaku UMKM OAP di Mimika sesuai tupoksi Dinas Koperasi dan UMKM,” ujarnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan penghargaan yang diterima dalam Koperasi Awards 2026. Semuel Yogi memperoleh Jasa Bakti Koperasi Satya Bhakti Pamong Artha dari Menteri Koperasi Republik Indonesia atas jasa dan darmabakti dalam memajukan perkoperasian.

Penghargaan lainnya diberikan kepada Bupati Mimika Johannes Rettob, berupa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara, atas keberhasilan dalam membina, mentransformasi, memodernisasi, serta memperkuat ekosistem koperasi dan UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan di daerah.

Bagi Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, capaian tersebut memiliki makna lebih luas. Penghargaan menjadi indikator bahwa upaya membangun ekosistem koperasi dan UMKM di Mimika mendapat pengakuan, namun sekaligus menjadi tantangan untuk memastikan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat.

Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan menjadi agenda penting ke depan. Pendampingan pelaku usaha, penguatan kelembagaan koperasi, peningkatan kapasitas UMKM, serta pembukaan akses terhadap peluang ekonomi harus terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Semuel Yogi menegaskan, jajaran Dinas Koperasi dan UMKM tidak boleh berhenti pada capaian yang telah diraih. Setiap keberhasilan harus menjadi energi baru untuk melakukan evaluasi, memperbaiki kekurangan, dan melahirkan inovasi pelayanan.

“Ini baru awal.”

Kalimat tersebut menjadi penegasan bahwa perjalanan membangun koperasi dan UMKM Mimika masih panjang. Ukuran keberhasilan ke depan bukan hanya berapa banyak penghargaan yang diperoleh, tetapi seberapa besar program pemerintah mampu menciptakan pelaku usaha yang lebih mandiri, koperasi yang semakin kuat, dan masyarakat yang memiliki akses lebih luas terhadap kesempatan ekonomi.

Dengan semangat syukur, kolaborasi, dan kerja nyata, Dinas Koperasi dan UMKM Mimika bertekad menjadikan setiap capaian sebagai pijakan untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Mimika.
Previous Post